Minggu, 08 November 2009

jenazah.

Tuesday, April 7, 2009
Larangan Mencaci Orang Yang Sudah Meninggal
Diriwayatkan dari Aisyah ra. : Rasulullah Saw pernah bersabda, “jangan mencerca orang-orang yang sudah meninggal, karena sesungguhnya mereka telah mencapai tempat tujuan mereka”.
Link ke posting ini
Label: jenazah
Thursday, April 2, 2009
Diperlihatkan Surga atau Neraka Ketika Di Alam Kubur
Diriwayatkan dari Abdullah bin Umar : Rasulullah Saw pernah bersabda, “ketika salah seorang dari kalian meninggal, akan diperlihatkan kepadanya tempatnya pada pagi dan dan sore hari. Apabila ia termasuk salah seorang penghuni surga, akan diperlihatkan surga kepadanya. Dan apabila ia termasuk penghuni neraka, akan diperlihatkan neraka kepadanya. Kemudian dikatakan kepadanya, “inilah tempatmu kelak ketika Allah menghidupkanmu kembali di hari kiamat””.
Link ke posting ini
Label: jenazah, siksa kubur
Wednesday, April 1, 2009
Orang Non Muslim Diazab Sejak Di Alam Kubur
Diriwayatkan dari Abu Ayyub ra. : suatu ketika Rasulullah Saw keluar setelah matahari terbenam dan mendengar sebuah suara (yang mengerikan) dan berkata, “orang-orang yahudi sedang diazab di kuburan mereka”.
Link ke posting ini
Label: jenazah, siksa kubur
Perkataan Yang Teguh di Alam Kubur
Diriwayatkan dari Al Bara’ bi Azib ra. : Nabi Muhammad Saw pernah bersabda, “ketika orang yang beriman didudukkan di dalam kuburnya, para malaikat pun menemuinya dan ia bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah Rasul Allah”. Hal itu sesuai dengan firman Allah: Allah menguatkan orang-orang yang beriman dengan perkataan yang teguh…(QS Ibrahim [14]:27)
Link ke posting ini
Label: jenazah, siksa kubur
Tuesday, March 31, 2009
Ucapan Terhadap Jenazah Adalah Kesaksian
Diriwayatkan dari Anas (bin malik) : (iringan orang yang mengantar) jenazah lewat dan orang-orang memujinya. Nabi Muhammad Saw bersabda, “ucapan itu telah menguatkan (wajabat) dia”. Kemudian (iringan orang yang mengantar) jenazah lainnya lewat dan orang-orang memburukkannya. Nabi Muhammad Saw bersabda, “ucapan itu telah menguatkan (wajabat) dia”. Umar bin Al Khattab ra. Bertanya kepada Rasulullah Saw, “apa maksud anda menguatkan (wajabat) dia?”. Nabi Muhammad Saw bersabda, “kamu telah memuji orang ini maka surga ditegaskan untuknya; dan kamu memburukkan yang lainnya, maka neraka telah ditegaskan untuknya. Kamu semua adalah saksi Allah di muka bumi”.


Diriwayatkan dari Umar ra. : Nabi Muhammad Saw pernah bersabda, “apabila ada empat orang bersaksi terhadap kebaikan (kesalehan) seorang muslim, maka Allah akan menganugerahkan surga”, kami bertanya,”bagaimana jika tiga orang?” Nabi Muhammad Saw menjawab, “bahkan tiga orang”. Kemudian kami bertanya, “bagaimana jika dua orang”. Nabi Muhammad Saw menjawab, “bahkan dua orang”. Kami tidak bertanya bagaimana jika satu orang yang bersaksi.
Link ke posting ini
Label: jenazah
Monday, March 30, 2009
Larangan Bunuh Diri
diriwayatkan dari Tsabit bin Al Dhahhak ra. : Nabi Muhammad Saw pernah bersabda, "siapa pun yang secara sengaja bersumpah palsu bahwa agamanya bukanlah Islam, maka ia adalah sebagaimana yang ia katakan. dan siapapun yang membunuh dirinya sendiri dengan sepotong besi, di neraka ia akan diazab dengan benda yang sama".


diriwayatkan dari Jundab ra. : Nabi Muhammad Saw pernah bersabda, "seorang lelaki terluka dan bunuh diri, maka Allah berkata, "Hamba-Ku mendahului-Ku dengan membunuh dirinya sendiri maka Aku haramkan surga untuknya"".


diriwayatkan dari Abu Hurairah ra. : Nabi Muhammad Saw pernah bersabda, "ia yang bunuh diri dengan mencekik dirinya sendiri, di neraka ia akan terus menerus mencekik dirinya sendiri dan ia yang bunuh diri dengan menikam dirinya sendiri, di neraka ia akan terus menerus menikam dirinya sendiri".
Link ke posting ini
Label: Islam, jenazah
Thursday, March 26, 2009
Jenazah Yang Mati Syahid
Diriwayatkan dari Jabir bin Abdullah ra. : bahwa Nabi Muhammad Saw mengumpulkan setiap dua orang yang mati syahid dalam perang Uhud di dalam selembar kain, kemudian bertanya, “siapa di antara mereka yang lebih mengetahui tentang Al Quran?” ketika salah seorang dari mereka ditunjukkan, Nabi Muhammad Saw memasukkan orang itu terlebih dahulu ke dalam kubur dan berkata, “aku akan bersaksi untuk mereka di hari kiamat”. Nabi Muhammad Saw memerintahkan untuk mengubur mereka tanpa membersihkan darah mereka lebih dahulu dan Nabi Muhammad Saw tidak memandikan maupun menshalatkan mereka.
Link ke posting ini
Label: jenazah, Jihad
Wednesday, March 25, 2009
Membaca Al Fatihah adalah Sunnah Dalam Shalat Jenazah
(diriwayatkan dari Thalhah bin Abdullah bin Auf : aku shalat jenazah di belakang) Ibn Abbas ra. (dan ia) membaca Surah Al Fatihah dan berkata, “kau harus tahu bahwa hal itu (membaca surat Al Fatihah) di dalam shalat jenazah adalah sunnah”.
Link ke posting ini
Label: jenazah, shalat
Monday, March 23, 2009
Keutamaan Mengantar Jenazah
(Diriwayatkan dari Nafi’) : Ibn Umar ra. Diberitahu bahwa Abu Hurairah berkata, “siapapun yang mengantar jenazah (ke tempat pemakaman) akan memperoleh pahala sebuah qirath”. Ibn Umar berkata, “Abu Hurairah membicarakan pahala yang sangat besar”. Aisyah menyokong hadits Abu Hurairah dan berkata, “aku pernah mendengar Rasulullah Saw mengatakan hal itu”. Ibn Umar berkata, “kami kehilangan qirath yang sangat besar”.
Link ke posting ini
Label: jenazah
Bersegera Membawa Jenazah
Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra. : Nabi Muhammad Saw pernah bersabda, “bersegeralah dengan jenazah karena apabila ia seorang yang saleh, kau membawanya ke sesuatu yang baik. Dan apabila sebaliknya (bukan seorang yang saleh), kau meletakkan keburukan di atas lehermu.”
Link ke posting ini
Label: jenazah
Perkataan Jenazah yang Akan Diusung
Diriwayatkan dari Abu Sa’id Al Khudri r.a. : Rasulullah Saw pernah bersabda, “ketika jenazah telah siap dan para pria mengusungnya di atas bahunya, jenazah orang saleh akan berkata, ‘cepatlah’. Tetapi jenazah orang yang tidak saleh akan berkata, ‘duhai ! kemana kalian akan membawaku?’. Suaranya terdengar oleh semua alam, kecuali manusia. Dan apabila manusia (dapat mendengarnya) ia akan jatuh pingsan”.
Link ke posting ini
Label: jenazah
Saturday, March 21, 2009
Berdiri Ketika Melihat Iringan Jenazah
Diriwayatkan dari Amir bin Rabiah ra. : Nabi Muhammad Saw pernah bersabda, “jika salah seorang dari kalian melihat jenazah (diusung dalam perjalanan ke pemakaman) dan tidak ikut mengantar, maka ia harus berdiri hingga ia meninggalkannya, atau berada di belakangnya, atau hingga keranda itu diturunkan di hadapannya”.


Diriwayatkan dari Jabir bin Abdullah ra. : Jenazah ( yang diusung menuju pemakaman) lewat dihadapan kami. Nabi Muhammad Saw berdiri. Kami berkata, “ya Rasulullah, ini jenazah orang yahudi”. Nabi Muhammad Saw bersabda, “kapanpun kalian melihat jenazah (yang diusung ke pemakaman), berdirilah”.


(Diriwayatkan dari Sa’id al Maqburi bahwa ayahnya berkata : ketika kami mengikuti acara pemakaman). Abu Hurairah ra. Menggenggam tangan Marwan dan mereka duduk di depan keranda yang telah diletakkan. Kemudian Abu Sa’id datang dan menggenggam tangan Marwan seraya berkata, “Bangunlah. Demi Allah, tiada keraguan orang ini (Abu Hurairah) tahu bahwa Nabi Muhammad Saw melarang kami melakukannya”. Abu Hurairah berkata, “yang ia (Abu Sa’id) katakan benar”.
Link ke posting ini
Label: jenazah
Membolehkan Menangis dan Melarang Meratap
Diriayatkan dari Abdullah bin Umar ra. : Sa’d bin Ubadah sakit dan Rasulullah Saw bersama dengan Abdurrahman bin Auf, Sa’d bin Abi Waqqash, dan Abdullah bin Mas’ud mengunjunginya untuk bertanya perihal sakit yang dideritanya.
Ketika Nabi Muhammad Saw bertemu dengannya, ia tengah dikelilingi anggota keluarganya. Nabi Muhammad Saw bertanya, “apakah ia telah meninggal?” mereka berkata, “belum, wahai Rasulullah”. Nabi Muhammad Saw menangis dan ketika orang-orang melihat Nabi Muhammad Saw menangis, mereka semua menangis. Nabi Muhammad Saw bersabda, “maukah kau mendengarkan? Allah tidaklah menghukum karena air mata yang berlinang begitu pula hati yang berduka. Allah menghukum karena ‘ini’ atau karena melimpahkan rahmat-Nya”. Nabi Muhammad Saw menunjuk lidahnya dan menambahkan, “orang yang meninggal diazab karena ratapan kerabatnya terhadapnya”.
Link ke posting ini
Label: jenazah
Friday, March 20, 2009
Keutamaan Sabar Dalam Menghadapi Kematian Anak
Diriwayatkan dari Anas (bin Malik) ra. : salah seorang anak Abu Thalhah sakit dan meninggal dunia. Pada saat itu Abu Thalhah sedang tidak berada di rumahnya. Ketika istrinya melihat anaknya telah meninggal, ia mengurusnya (memandikan dan mengkafaninya) dan membaringkannya di sebuah tempat di rumahnya. Ketika Abu Thalhah tiba, ia bertanya, “bagaimana si buyung?” istrinya menjawab, “ia telah tenang dan aku berharap ia menemukan kedamaian”. (Abu Thalhah) melewatkan malam itu dan pagi harinya ia pun mandi. Ketika ia bersiap untuk pergi, istrinya memberitahu dia bahwa anaknya telah meninggal. Abu Thalhah shalat subuh bersama Rasulullah Saw dan memberitahu apa yang terjadi pada mereka berdua. Rasulullah Saw bersabda, “semoga Allah memberi barakah pada malam kalian berdua”. (Sufyan berkata) bahwa seorang lelaki dari suku Anshar berkata, “mereka (Abu Thalhah dan istrinya) dikaruniai sembilan anak laki-laki dan semuanya hafal Al Quran”.
Link ke posting ini
Label: jenazah, keluarga
Larangan Menangisi Jenazah Secara Berlebihan
Diriwayatkan dari Aisyah ra. : dari celah sebuah pintu aku melihat Nabi Muhammad Saw duduk dan tampak sedih ketika memperoleh kabar perihal kematian Ibn Haritsah, Ja’far, dan Ibn Rawahah. Seorang lelaki menemui Nabi Muhammad Saw dan bercerita tentang kaum perempuan dari keluarga Ja’far yang menangisi Ja’far. Nabi Muhammad Saw menyuruhnya untuk melarang mereka. Kemudian ia kembali menemui Nabi Muhammad Saw dan mengabarkan bahwa mereka tidak mau mendengarkannya. Nabi Muhammad Saw bersabda, “larang mereka”. Kemudian datang lagi untuk ketiga kalinya dan berkata, “ya Rasulullah! Demi Allah, mereka tidak mendengarkan kita semua.”
(Aisyah) menambahkan bahwa Rasulullah Saw menyuruhnya untuk kembali dan memasukkan debu ke dalam mulut mereka.
Link ke posting ini
Label: jenazah
Thursday, March 19, 2009
Meratapi Jenazah Secara Berlebihan
Diriwayatkan dari Abdullah ra. : Nabi Muhammad Saw pernah bersabda, “ia yang menampari pipinya, menangisi pakaiannya dan memanggil-manggilnya atau mengikuti cara dan tradisi jahiliyah, bukanlah dari kami”
Link ke posting ini
Label: jenazah
Berdusta Tentang Nabi
Diriwayatkan dari Al Mughirah ra. : aku pernah mendengar Nabi Muhammad Saw bersabda, “ berdusta tentang aku tidaklah seperti berdusta tentang orang lain. Siapapun yang dengan sengaja berdusta tentang aku, maka tempat tinggalnya kelak adalah neraka”. Al Mughirah menambahkan bahwa ia pun pernah mendengar Nabi Muhammad Saw bersabda, “orang mati yang diratapi, diazab karena ratapan itu”.
Link ke posting ini
Label: Islam, jenazah
Wednesday, March 18, 2009
Perihal Menangisi Orang Yang Meninggal
Diriwayatkan dari Umar ra. : Rasulullah Saw bersabda, “orang yang telah meninggal diazab karena tangisan kerabatnya”. Hal ini sampai kepada Aisyah setelah Umar meninggal, Aisyah berkata, “semoga Allah melimpahkan rahmat-Nya kepada Umar. Demi Allah, Rasulullah Saw tidak mengatakan bahwa orang yang beriman diazab karena tangisan (disertai ratapan) kaum kerabatnya”. Tetapi Nabi Muhammad Saw bersabda, “Allah akan menambahkan azab kepada orang yang tidak beriman (kafir) karena tangisan (disertai ratapan) kerabatnya.” Lebih jauh Aisyah menambahkan, “Al-Quran telah cukup untukmu (menjelaskan masalah ini) sebagaimana firman Allah: dan orang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain (QS Al Fathir [35] : 18) dan (QS Al An’am [6] : 164).


Diriwayatkan dari Aisyah ra. : suatu ketika Rasulullah Saw lewat (di depan kuburan) seorang perempuan yahudi yang sedang ditangisi kerabatnya. Nabi Muhammad Saw bersabda, “mereka menangis (dengan suara keras) di atasnya, sedangkan ia diazab di dalam kuburnya”.
Link ke posting ini
Label: jenazah
Orang Yang Menguburkan Sebaiknya Yang Tidak Berhubungan Badan Pada Malam Sebelumnya
Diriwayatkan dari Anas bin Malik ra. : kami sedang berada (pada acara pemakaman) salah seorang putri Nabi Muhammad Saw. Beliau duduk di samping makam putrinya. Aku melihat matanya berkaca-kaca. Nabi Muhammad Saw bersabda, “adakah salah seorang dari kalian yang tadi malam tidak berhubungan badan dengan istrinya?” Abu Thalhah menunjuk dirinya. Dan Nabi Muhammad Saw menyuruh ia (Abu Thalhah) masuk ke dalam lubang kubur (membantu menguburkan jenazah putrinya). Maka ia pun masuk ke dalamnya.
Link ke posting ini
Label: jenazah
Masa Berkabung Seorang Perempuan
Diriwayatkan dari Ummu Habibah ra., istri Nabi Muhammad Saw : aku pernah mendengar Nabi Muhammad Saw bersabda, “seorang perempuan yang percaya kepada Allah dan hari kemudian tidak diperbolehkan berkabung lebih dari tiga hari atas meninggalnya seseorang, kecuali terhadap suaminya. Apabila suaminya meninggal, ia harus berkabung selama empat bulan sepuluh hari”.

0 komentar:

Posting Komentar

Design by Abdul Munir Visit Original Post Islamic2 Template